Senin, 17 Maret 2014

Cerpen ~ Tamu Di Ujung Sore

BRUAAAK!  Sebuah suara keras mengusik kedamaian di pagi itu. Bunyi tersebut tak hanya menghentikan kesibukan beberapa manusia yang berlalu-lalang di sana. Namun juga menampakkan pemandangan mencekam kepada mereka.  Seorang gadis remaja berjilbab tergeletak di jalanan aspal dengan kaki dan tangan yang berselimut cairan merah pekat. Matanya masih setengah terbuka, namun jiwanya entah  berada dimana. Bibir gadis itu menganga, seperti hendak mengeluarkan suara. Tetapi yang keluar hanyalah rintihan samar. Orang-orang yang mengetahui peristiwa naas itu segera membentuk kerumunan, dan semakin lama kian melebar.